Nico baruna

professional web developer

Berinvestasi jangan liat biayanya

namanya juga investasi… yang diincer pasti valuenya jadi kalo mau berinvestasi pendekatanya adalah total Value of Ownership karena jika valuenya sangat baik maka cost bukan lagi masalah.

pertanyaanya bagaimana bisa mengukur value tersebut, ya anda harus dapat mengukur semuanya secara tangible walaupun ada manfaat intangible anda harus dapat menterjemahkannya kedalam manfaat tangible yang dapat diukur dengan uang. sebagai contoh jika anda membeli laptop manfaat tangiblenya adalah mengurangi biaya listrik dan wifi dirumah anda ( khan bisa numpang di mcD) nah biaya penghematan perhari dikali sebulan itulah keuntungan tangible anda perbulan. sedangkan keuntungan intangiblenya adalah praktis, karena praktis anda bisa bekerja dengan lebih cepat, karena cepat anda bisa lebih produktif, karena lebih produktif anda mendapat kredit baik dari atasan, karena kredit baik anda bisa mendapatkan kenaikan gaji ( yang lagi2 duit ).

dalam dunia investasi anda harus mengukur juga prioritas berdasarkan banyaknya value yang didapat dan regulasi yang berlaku. jika investasi anda berhasil maka ada suati titik dimana anda akan bertanya “apa yang harus saya belanjakan lagi ? karena uang saya masih banyak”.

salam super!

Omg this 
is so interesting! Im excited for next 
ones!

Omg this
is so interesting! Im excited for next
ones!

ada di tingkat mana anda ?

Ada 3 tingkatan pekerja yaitu

  1. Low level
  2. Middle level
  3. Top level

1. Low level

pada tingkatan ini adalah mereka yang bekerja pada tingkatan operasional, pekerja pada level ini sangat mahar dalam hal teknis ibarat pematung mereka dapat membuat sebuah patung yang sangat rapih, mulus, dan bagus tapi mereka belum mengerti kenapa mereka membuat patung itu, apa manfaat patung ini untuk pembeli mereka hanya sebatas menjalankan perintah dan mengerjakan pekerjaan yang bersifat teknis, dalam singkat kata “they do the thing right”

2. Middle level

pada tingkatan ini para pekerja yang sudah berpengalaman di tingkatan low akan sangat mungkin untuk naik ke tingkatan ini, di sini kemampuan teknis sudah mulai ditinggalkan para pekerja dalam level ini bertugas menerjemahkan strategi bisnis menjadi sebuah SOP, ini tugas berat kawan mengingat pekerja dari low level terbiasa dengan sebuah lingkungan kerja yang teratur dan pasti sedangkan pada level ini tugas seorang Middle level employee adalah menerjemahkan strategi bisnis dari para Top level employee yang selalu berubah - ubah mengikuti keadaan pasar, jadi key success factor-nya adalah mereka - mereka yang dapat menyediakan kepastian proses bisnis bagi para low level employee.

3. Top level

ibarat di dalam militer maka top level adalah para jendral mereka yang menentukan battle plan, dan jalanya perang. ibarat bola disinilah ferguson, manchini, dan pep guardiola berada. Top level employee bertugas membuat strategi bisnis untuk kejayaan perusahaan bertanggung jawab atas kalah menangnya perang. pada level ini kemampuan teknis sudah sama sekali ditinggalkan ingat bung jendral tidak perlu bisa menembak tapi dia perlu tahu kenapa dan kemana harus menembak.

so kasarnya gini kawan kalo kita seorang programmer dan sangat cinta koding dan pengen koding  sebagai pekerjaan kita maka sampai puncak karirnya kita hanya akan mentok di level low, Jika anda memang ber-DNA seorang programmer maka jenis perusahaan yang tepat adalah perusahaan Vendor, dan lembaga pendidikan karena pada jenis perusahaan seperti ini kemampuan teknis sangat diperlukan ketimbang manager yang mengatur pemanfaatan dan pengelolaan IT untuk keuntungan persaingan perusahaan.

dan kalo kalian kerja di perusahaan bersifat User atau pengguna IT ( Airlines, Bank, Pemerintahan) maka suatu saat anda harus rela meninggalkan pekerjaan koding anda karena anda akan mengatur aset IT perusahaan, jenis perusahaan seperti ini hanya memikirkan exploitasi IT untuk keuntungan persaingan perusahaan.

untuk jadi top level tentu anda harus jadi Middle level dulu, anda bisa berangkat dari jenis perusahaan mana saja  entah vendor atau User asalkan anda mempunyai kapasitas sebagai top level maka anda layak duduk di level ini.

bagaimana caranya naik level ?

keywordnya adalah pengembangan diri, bisa dari pengalamaan dan pendidikan. kalau bicara pengalaman orang - orang akan agak saru antara pengalaman dan penglamaan. pengalaman bukan dilihat dari lamanya masa kerja tapi dari pelajaran yang didapat dan apa saja yang anda dapat hasilkan dari pekerjaan anda . jika anda 2 tahun lalu bisa koding css dan sekarang cuma bisa koding css itu namanya penglamaan, tapi jika anda 2 tahun anda lalu bisa koding css dan sekarang jadi tim leader maka anda layak disebut berpengalaman.

coba tanyakan pada diri anda sudah dimana sekarang ? dan mulai susun road map jalan karir anda

perancangan infrastruktur TI :: pengenalan

Definisi infrastruktur IT

apa sih infrastruktur IT ? sebelum ngomongin itu kita harus tahu apa itu infrastruktur, selain infrastruktur ada suprastruktur dan struktur

supra struktur adalah sebuah struktur diatas struktur

infra struktur adalah sebuah struktur yang menopang struktur diatasnya

biasanya infrastruktur itu :

  1. lebih luas
  2. lebih permanen
  3. terhubung secara fisk dengan struktur diatasnya
  4. sering diperhitungkan sebagai servis
  5. dikelola oleh pihak yg berbeda

sebagai contoh adalah infrastruktur server untuk mendukung applikasi, maka server harus lebih generic dan mendukung segala macam applikasi

infrastruktur yang baik bisa menjadi peluang bisnis sebagai contoh adalah amazon yang menjual servis cloudnya

tipe -tipe infrastuktur

  1. IT infrastruktur
  2. Non IT infrastruktur

infrastruktur yang dibangun sebaiknya adaptive atau akomodatif terhadap perubahan struktur yang disokongnya, ini adalah permasalahan yang akan kita bahas maka dari itu strateginya adalah

  1. adaptiv (ex : belilah server yang memory dan storagenya mudah di expand )

manifestasi infrastruktur yang adaptiv:

  1. kecepatan implementasi
  2. mampu mengakomodasi perubahan beban
  3. kemudahan menambah komponen baru

ciri dari infrastruktur adaptiv adalah:

  1. efisien - tersedianya komponen yang dapat dipakai bersama
  2. efektif - komponen2nya mudah dipadukan
  3. fleksibel - komponenya mudah diganti, diupgrade atau dirombak

strategi mencapai adaptiveness

infrastruktur tidak terencana dengan baik

  1. tidak merupakan bagian dari perencanaan
  2. bersifat ad-hoc
  3. tidak ada standarisasi

hasilnya infrastruktur mempunyai kompleksitas yang tinggi

maka dari itu unutk membuat sebuah infrastruktur harus merencanakan aplikasi apa saja yang akan di support

Joomla JFolder class

wat we’ve done yesterday is creating joomla component that can a folder to user component folder while in the instalation process.

first of all we think we need to list all the files on the folder then copy it 1 by 1 using JFile::copy method , we suffers our stupidity for almost 2 hours till then i found JFolder class that has JFolder::copy that can copy all folder’s contents, here’s JFoldfer on it’s action.

function Folder($source , $destination){
    if(JFolder::exists($destination)){
        $failure = ‘[Copy] An error has occurred when copying component file between ‘. $source.’ and ‘.$destination. ’ folder already exsist ‘;
        JError::raiseWarning(E_ERROR, $failure, ”);
        return false;
    }else {
        if(JFolder::create($destination, ‘755’)){
            JFolder::copy($source, $destination,”, TRUE);
            return true;
        }else{
            $failure = ‘[Copy] An error has occurred when copying component file between ‘. $source.’ and ‘.$destination. ’ please check your folder permission’;
            JError::raiseWarning(E_ERROR, $failure, ”);
            }
        }
    }

then  yo can call this function in install even function

function com_install()
{

       $sourceMyprofile = ‘path’;

       $destinationMyprofile = ‘path’;

       if(!copyrecursive($sourceMyProfile , $destinationMyprofile)){
            return false;
        }

}

if there’s any file that not copied please check your path and allt he files are listed on the component xml

Resource : http://docs.joomla.org/How_to_use_the_filesystem_package

mBo instalation for iMis15

basically mBo is a middleware to act as webservice to get data from iMis and CRM meanwhile we cant get the data directly from internet

mBo instalation for iMis15 :

  1. download your mBo installer
  2. install it
  3. check your local mBo url (ex:localhost/mBowebservice)
  4. if you got any error please check your directory listing permission, user authentification permission ( set it to spesific user : IUSR )  
  5. check your dll files you need to get the newest version of dll files
  6. (web.config) check your conenction string it should be look like this (<add key=”Default_ConnectionString” value=”Data Source=192.168.0.51;User ID=sa;Password=sa;Database=iMIS15” /> )
  7. check your url configuration on web.config (<add key=”ImisWebServerUrl” value=”http://192.168.0.51/iMIS15” />)
  8. run diagnostic on the webservice root folder make sure you have no error report on it

and now you can add some joomla mbo web service plugin to show iMis data in your site